Mengenal Virus


Anharku
v_maker@yahoo.com
Lisensi Dokumen:
Copyright © 2003-2009 IlmuKomputer.Com
Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan
secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus
atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap
dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin
terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
Kita sering mengalami ketakutan yang berlebihan dengan virus komputer disebabkan oleh
ketidaktahuan/kebutaan pengetahuan akan virus komputer itu sendiri,kita dapat menghilangkan rasa
ketakutan tersebut dengan lebih jauh mengenal virus komputer. Untuk itu mari kita mengenal lebih jauh
virus komputer….
ASAL MUASAL VIRUS
Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang
pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic
Computer (EDVAC),memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of
Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar
dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu
laboratorium komputer terbesar didunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan
C++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat
permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan
balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara
otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa
terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila
bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu
dimusnahkan. Sekitar tahun 1970-an ,perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang
digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun program
ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas
dapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred
Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred
juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara
cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah
virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitu
menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal
dengan nama virus Pakistan.

Mengenal VirusAnharkuv_maker@yahoo.comhttp://anharku.freevar.com  Lisensi Dokumen:  Copyright © 2003-2009 IlmuKomputer.Com  Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan  secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus  atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap  dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin  terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.Kita sering mengalami ketakutan yang berlebihan dengan virus komputer disebabkan olehketidaktahuan/kebutaan pengetahuan akan virus komputer itu sendiri,kita dapat menghilangkan rasaketakutan tersebut dengan lebih jauh mengenal virus komputer. Untuk itu mari kita mengenal lebih jauhvirus komputer….ASAL MUASAL VIRUSVirus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorangpencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable AutomaticComputer (EDVAC),memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization ofComplicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebardengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satulaboratorium komputer terbesar didunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C danC++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuatpermainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya danbalik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secaraotomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisaterbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bilabocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selaludimusnahkan. Sekitar tahun 1970-an ,perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yangdigunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun programini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugasdapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan FredCohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fredjuga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secaracepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabahvirus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitumenggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenaldengan nama virus Pakistan.

PENGERTIAN VIRUS

“A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself.

A virus can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using

it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows“

( Fred Cohen )

Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus

komputer dinamakan “virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah

kedokteran (biological viruses). Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa.

Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu virus dibuat untuk

menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang

perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah

terinfeksi tadi dieksekusi. Virus yang terdapat pada komputer hanyalah berupa program biasa,

sebagaimana layaknya program-program lain. Tetapi terdapat perbedaan yang sangat mendasar pada

virus komputer dan program lainnya.

KRITERIA VIRUS

Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut :

1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi

2. Kemampuan untuk memeriksa suatu program

3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri

4. Kemampuan melakukan manipulasi

5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri.

Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap-tiap kemampuan itu dan

mengapa ini sangat diperlukan.

1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory. Untuk

apa? Agar dia dapat memperoleh daftar file yang bisa dia tulari. Misalnya, virus makro yang akan

menginfeksi semua file data MS Word, akan mencari daftar file berekstensi *.doc. Disinilah kemampuan

mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/data semua file, lalu

memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari. Biasanya data ini tercipta saat file yang

tertular/terinfeksi virus atau file program virus itu sendiri dibuka oleh user. Sang virus akan segera

melakukan pengumpulan data dan menaruhnya (biasanya) di RAM, sehingga apabila komputer

dimatikan semua data hilang. Tetapi data-data ini akan tercipta kembali setiap kali virus itu diaktifkan.

Biasanya data-data ini disimpan juga sebagai hidden file oleh virus tersebut.

2. Kemampuan memeriksa suatu program
Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari
program berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi
ataupun belum, karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi. Ini sangat berguna untuk
meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang
umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi
sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan
suatu byte yang unik di setiap file yang telah terinfeksi.
3. Kemampuan untuk menggandakan diri
Kalo ini memang virus “banget”, maksudnya, tanpa kemampuan ini tak adalah virus. Inti dari virus
adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Suatu virus apabila telah
menemukan calon korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi
maka sang virus akan memulai aksinya penularan dengan cara menuliskan byte pengenal pada file
tersebut, dan seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file sasaran. Beberapa cara
umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/menggandakan dirinya adalah :
a. OverWriting Virus / Menimpa Target Virus jenis ini akan merusak file yang ditulari, biasanya
virus ini dibuat oleh programer virus yang kurang berpengalaman. karena dia akan menimpa
program aslinya dengan program virus itu sendiri, sehingga program aslinya tidak dapat
dijalankan. mekanisme penularanya seperti tergambar dibawah ini.
disini dapat dilihat program aslinya menjadi lebih pendek, dari sebelumnya, karena virus telah
menimpa program tersebut, dan dapat dipastikan program asli tersebut tidak akan jalan,yang
jalan hanya virusnya.
b. Appending Virus / Menempel Target Virus jenis ini merupakan virus tingkat lanjut, dan hanya
programer virus tingkat menengah dan lanjut yang dapat memprogram virus jenis ini, karena
tingkat kesulitannya lebih tinggi.virus jenis ini biasannya tidak merusak program yang ditulari,
sehingga program yang sudah terinfeksi masih dapat dijalankan seperti biasa, dengan catatan
tidak ada “BUG” di virus tersebut, sehingga lebih sulit menditeksi virus jenis ini, sehingga
penyebarannya menjadi lebih cepat. mekanisme penyebarannya, seperti dibawah ini :
c. Virus jenis ini lain cara penyebarannya / penularannya, mekanisme penularan dari virus ini
adalah dia membuat file dengan nama yang sama dengan file korbannya, tetapi dengan akhiran
.COM. karena sisitem komputer MS-DOS mempunyai sistem, yang apabila ada dua nama file
yang sama, tetapi extensinya berbeda, yaitu .EXE dan .COM, maka file .COM dahulu yang akan
dijalankan, maka dari itu virus ini membuat file dengan nana yang sama dengan korbannya.,
mekanismenya..
4. Kemampuan mengadakan manipulasi
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu
rutin ini dapat beragam mulai dari yang tidak berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini
umumnya digunakan untuk memanipulasi file atau pun mempopulerkan pembuatnya ! Rutin ini
memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System), sehingga memiliki
kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi. Misal :
a. Membuat gambar atau pesan pada monitor
b. Mengganti/mengubah-ubah label dari tiap file, direktori, atau label dari drive di PC
c. Memanipulasi file yang ditulari
d. Merusak file
e. Mengacaukan kerja printer, dsb
5. Kemampuan Menyembunyikan diri
Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari
awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana. Langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:
Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap
berguna oleh pemakai
– Program virus diletakkan pada Boot Record atau track pada disk yang jarang diperhatikan oleh
komputer itu sendiri
– Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya
– Virus tidak mengubah keterangan/informasi waktu suatu file
– dll
SIKLUS HIDUP VIRUS
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:
1. Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur ) Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan
diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program
lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.
2. Propagation phase ( Fase Penyebaran ) Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya
kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb).
Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara
virus tersebut menginfeksinya).
3. Trigerring phase ( Fase Aktif ) Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu
oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.
4. Execution phase ( Fase Eksekusi ) Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan
melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb
JENIS – JENIS VIRUS
Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, saya akan coba memberikan penjelasan
tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di masyarakat umum.
1. Virus Makro
Jenis virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari
suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan
apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. Sebagai contoh jika pada komputer mac
dijalankan aplikasi Word, maka virus makro yang dibuat dari bahasa makro Word dapat bekerja pada
komputer bersistem operasi Mac ini. Contoh virus:
– Varian W97M, misal W97M.Panther Panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan
menginfeksi dokumen apabila dibuka.
– WM.Twno.A;TW Panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan
bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC
– dll
2. Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan dirinya, akan
memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi
booting maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan
mengendalikan hardware standar (contoh : monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan
menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang terhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain
drive c:). Pekerjaan pokok yang harus dilakukan virus boot sector secara umum mencakup 3 hal yaitu :
1. Virus harus menyimpan bootsector atau partisi asli ke suatu tempat pada disket atau hardisk
dan mengganti data-data pada boot sector dengan program virus itu sendiri, yang kemudian
setelah virus boot sector itu dijalankan baru dia akan memanggil data-data boot sector asli atau
data-data system.
2. Virus harus tinggal dimemory setelah system berjalan dan akan memperbanyak dirinya pada
setiap kondisi tertentu, kondisi ini biasanya kalau ada proses baca atau tulis pada disket
3. Virus umumnya mempunyai Routine / tugas khusus yang disertakan oleh pembuatnya seperti
menampilkan kata-kata, gambar atau juga logic Bom seperti melakukan pemformatan terhadap
Hard Disk pada tanggal tertentu dan lain sebagainya.
Contoh virus :
– Varian virus wyx ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ; Panjang :520 bytes; Karakteristik
memory resident dan terenkripsi.
– Varian V
– Sign : Menginfeksi : Master Boot Record ; Panjang 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori
(memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
– Stoned.june 4th/ bloody!: Menginfeksi : Master Boot Record dan floopy; Panjang 520 bytes;
Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan
“Bloody!june 4th 1989” setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali.
3. Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering kita kenal dengan “Interrupt interceptor”.
Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka
tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya. Contoh virus :
– Yankee.XPEH.4928, Menginfeksi file *.COM dan *.EXE ; Panjang 4298 bytes; Karakteristik: menetap
di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
– WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth dimasukkan pula disini),
Menginfeksi floopy an motherboot record; Panjang 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori;
ukuran dan virus tersembunyi.
– Vmem(s): Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ; Panjang fie 3275 bytes; Karakteristik:menetap
di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
– dll
4. Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak
dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi
file/program lain. Contoh virus:
– Necropolis A/B, Menginfeksi file *.EXE dan *.COM; Panjang file 1963 bytes; Karakteristik: menetap di
memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur
– Nightfall, Menginfeksi file *.EXE; Panjang file 4554 bytes; Karakteristik : menetap di memori, ukuran
dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
– dll
5. Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE,
maupun *.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file
yang diserangnya. Virus Komputer ini juga dapat menyerang file Documen dalam Windows dengan
extensi DOC, selain itu virus-virus file baru banyak yang diprogram dibawah sistem operasi windows, dan
sudah tidak menggunakan Low Level Language (Assembly) , melainkan dengan High Level Language
(HLL). Virus Komputer ini biasa dirtulis dengan Visual Basic, Java Script, VB Script, Visual C++ dan lain
sebagainya. Biasanya virus yang diprogram dengan HLL ini dapat disebarkan melalui Internet dalam
bentuk E-mail Attachment , Virus Komputer jenis ini lebih luas dan lebih cepat perkembangannya di
banding kan virus file yang beroperasi dalam lingkungan DOS
6. Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya pekerjaan yang dilakukan
berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.
Menurut Rutin Aktivasi
Berdasarkan rutin-rutinnya Virus Komputer dapat dibedakan menjadi 3 kelompok besar, yang
dimasukan kedalam kategori tingkat bahaya / keganasan dari virus yaitu virus jinak, ganas, dan virus
destruktif, yang didalamnya masing-masing dibagi lagi menjadi beberapa bagian yaitu :
1. Virus Jinak
Virus dengan rutin / tugas yang dibebankan kepadannya tidak melakuan aksi-aksi destruktif , maka akan
disebut virus junak, biasannya virus jenis ini melakukan hal-hal seperti dibawah ini
1. Rutin untuk menampilkan gambar atau tulisan kelayar
2. Rutin untuk membunyikan port untuk speaker dengan nada-nada tertentu, seperti irama lagu (
Virus Mozzart ), tembakan ( VCL Based Virus ).
3. Rutin untuk mempause / menghentikan komputer setelah beberapa jam komputer yang
terinfeksi dipakai.Contohnya Virus Ambulance
4. Rutin untuk mengurangi ram , sehingga komputer berjalan lebih lambat, yaitu walaupun
memakai Prosesor P.II 233 Mhz akan seperti Proc. 486
5. Rutin untuk merestart komputer pada waktu-waktu tertentu ( NRLG Based Virus )
6. Rutin untuk mengacaukan keyboard, seperti mengacaukan letak huruf pada keyboard (Virus
KeyPress ), atau memindahkan susunan tombol kyboard 1 tombol disebelahnya ( Virus Typo
COM )
2. Virus Ganas
Yang termasuk dari jenis virus ini adalah virus-virus yang mempunyai aksi-aksi yang merugikan, dan
biasanya kerugian yang diakibatkan oleh jenis virus ini tidak dapat dipulihkan.Yang termasuk rutin / aksi
yang merugikan atau berbahaya dari virus ini adalah:
1. Rutin untuk menghapus file, atau seluruh file dalam disket maka data pada disket tersebut akan
hilang, contoh dari virus ini BLODY Virus.
2. Rutin untuk memformat hard disk, maka otomatis data yang ada pada hard disk juga akan ikut
hilang, contoh dari virus ini adalah virus AIDS II
3. Overwriting file target, rutin ini akan merusak program yang ditulari, sehingga program tidak
dapat dipakai lagi, sebagai contoh dari virus ini adalah VOOTIE.B.66 virus, yang akan
mengoverwrite permulaan file targetnya sebanyak panjang badan virus, yaitu 66 Bytes.
4. Rutin untuk Mengacaukan kerja primnter, yang akan merusak dokumen yang akan dicetak atau
diprint, contohnya virus SUPERNOVA.
5. Rutin untuk membebani Server atau attachment E-Mail, rutin ini biasanya digunakan oleh virus
yang bekerja dibawah file operasi Windows , atau unix , sebagai contoh virus Melissa, virus
Prilissa.
3. Virus Destruktif
Virus Komputer jenis destruktif Ini yang biasanya paling ditakuti orang, karena daya rusaknya yang besar
dan juga dapat menghancurkan sofware maupun hard ware, sehingga kerugian yang diakibatkan oleh
Virus Komputer jenis ini sangat besar, karena mereka banyak melakukan perusakan terhadap hardware,
contoh rutin yang termasuk kategori destruktif antara lain:
1. Rutin penghancuran FAT dan atau Directory pada hard disk , dengan cara melakukan
pemformatan pada track 2, sector 0, sampai track 3 sector 1 pada side 0 sehingga harddisk tidak
akan bisa dipakai, atau membuat Bad Sector Pada side 0, tarck 0, sector 0 ( Pada boot record ),
sehingga harddisk tidak dapat diformat. Contoh dari virus ini adalah DEVIL DANCE Virus.
2. Rutin menghancurkan BIOS, sehingga komputer tidak mengenali lagi peripherial yang dipasang
pada komputer tersebut, sehingga akan merusak hard disk, Main board, contoh virus ini adalah
virus CIH yang dibuat oleh Cheng Ing Hau
BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS
Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus komputer dapat
menyebar ke berbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai media, diantaranya:
1. Disket, media storage R/W Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi
virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media
penyebarannya. Media yang bisa melakukan operasi R/W (Read dan Write) sangat
memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.
2. Jaringan ( LAN, WAN,dsb) Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat
memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang
mengandung virus.
3. WWW (internet) Sangat mungkin suatu situs sengaja ditanamkan suatu “virus” yang akan
menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.
4. Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan Banyak sekali virus yang sengaja
ditanamkan dalam suatu program yang disebarluaskan baik secara gratis, atau trial version.
5. Attachment pada email, transfering file Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini
menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah
menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik
perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.
Kesimpulan
Virus komputer adalah bagian dari software komputer, hanya saja berbeda fungsinya yaitu
mengganggu bahkan merusak sistem komputer.
Tidak semua virus komputer memiliki dampak yang fatal, cukup banyak virus yang hanya
bersifat jinak, tetapi walau bagaimanapun juga harus dimusnahkan.
Ketakutan yang berlebihan dengan virus komputer disebabkan oleh ketidaktahuan/kebutaan
akan virus komputer itu sendiri, ketakutan itu dapat dihilangkan dengan mengenal virus
komputer.
Dengan semakin mengenal sistem kerja suatu komputer, terutama system operasi serta
mengetahui virus, maka dengan sendirinya pengetahuan kita untuk mempertahankan komputer
dari serangan virus semakin baik sekaligus mendapatkan konsep untuk menangani virus
komputer.
Mencegah komputer tertular virus jauh lebih baik dari pada mengobatinya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s